Gravel Glemore Banyuwangi 88 KM Start/Finish Radio Bintang Tenggara FM (Belum Test)

Gravel Glemore Banyuwangi 88 KM Start/Finish Radio Bintang Tenggara FM (Belum Test)

Gravel Banyuwangi (Glenmore)

06 Januari 2026

Hari ini membuat jalur peta rencana perjalanan Bike Sobo Deso dengan jarak total sekitar 88 km. Angka yang cantik untuk sebuah perjalanan yang sekiranya cukup menantang. Jalur yang lengkap dengan berbagai kondisi untuk orang-orang yang sedang ingin menghilangkan kegalauan yang tidak pernah padam disetiap waktunya.

Ada beberapa titik jalur penting nan bersejarah yang pernah di lewati oleh para peserta ultra cycling di tanah air. Yaitu jalur gravel Glenmore di area wilayah pabrik indsutri Gula & perkebunan tebu di sekitarnya. Para peserta event ultra cycling yang bertajuk dalam "east java journey 2025" dari mainsepeda.com telah menapaki beberapa titik jalur ini dengan rodanya.

Dan juga, jalur ini bakal akan di lewati kembali dalam event Gravel Glenmore di tahun 2026 ini. Semoga dengan adanya event ini mampu mencetak sejarah persepedaan di Banyuwangi dan tentu saja semangat bersepeda kembali bisa bergairah.

Kali ini, saya sengaja membuat jalur ini untuk tujuan memotivasi kembali bersepeda saya yang sudah mulai surut terlalu banyak. Jalur ini akan saya tes dengan sepeda satu-satunya kesayangan saya dalam beberapa hari ke depan.

Start/Finish

Jalur akan di mulai dari start/finish Radio Bintang Tenggara FM (Dekat dengan rumah). Start mengarah ke RTH Maron (Genteng) yang berada di km 10. Lanjut di km 19 akan melewati stasiun kereta api Kalisetail (Sempu). Sepanjang jalur ini di dominasi aspal yang bersahabat.

Gravel 1 (Gerbang Raung - Pura Ananta Boga)

Lanjut menuju kaki gunung Raung di km 24 akan melewati tempat wisata "Gerbang Raung". Menuju km 27 & 28 dimana ada tempat wisata religi "Pura Ananta Boga" akan melewati jalur gravel khas perkebunan yang cukup membuat kiranya bahu agak menjerit sedikit.

Setelah km 28 anda akan mendapatkan jalur yang bersahabat, karena beraspal sampai menuju km 37 (pasar Glenmore). Sepanjang jalur ini anda akan mendapatkan pemandangan dan suasana yang tak kalah indahnya dan bisa mengurangi kegalauan hidup anda.

Gravel 2 (Stasiun Kempit Kalisepanjang)

Memasuki jalur gravel di km 38 sampai km 43 dengan jalan perkebunan dan melewati stasiun kerata api yang bersejarah dan sudah tidak aktif "stasiun Kempit".

Setelah km 43 berakhir, akan melewati jalan protokol sampai dengan km 48 perempatan bank BRI unit Kaligondo. Belok ke kanan masuk km 49 jalur gravel yang panjang.

Gravel 3 (Gravel Glenmore, Gedung Van de Boer, Pabrik Gula Bendungan Karangdoro)

Memasuki km 49 kita akan melewati tempat sejarah dengan bangunan tua khas peninggalan bangsa eropa kala dulu. Gedung Van de Boer merupakan bangunan administrasi pada masa kolonial Belanda yang berdiri sekitar tahun 1918.

Menuju km 50-an kita akan melewati jalur gravel yang cukup panjang dan lebar dengan pemandangan luar biasa. di sebagian kilometer jalur ini merupakan jalur yang di gadang-gadang akan menjadi panggung utama dari event mainsepeda.com (Gravel Glenmore).

Disini jalur yang saya buat mulai km 50-an akan full gravel sejauh km 74. Selama jalur ini kita akan melewati pabrik gula Glenmore, bekas lapangan terbang Blambangan, Pabrik TBC Kalirejo, Pabrik Karet yang merupakan tempat bangunan lama peninggalan bangsa eropa maasa kolonial.

Lanjut sampai tembus perkebunan tebu Sumbermanggis dan melwati bangunan bendungan bersejarah yaitu Bendung Karangdoro. Klik Lihat Foto 

Bendungan bersejarah dan menarik yang hanya bisa di lewati oleh kendaraan roda dua ini yang tidak boleh di lewatkan tapi harus dilewati. Disini membuat anda pasti berhenti dan mengambil foto.

Gravel 4 (Mini Gravel di KM 80-an)

Setalah melewati jalur gravel yang cukup panjang kita akan mengistirahatkan sejenak lengan yang pegal dengan melewati jalur aspal yang terbentang disampingnya sungai dan suasana yang adem.

Tapi kita akan memasuki sesi mini gravel sebelum memasuki pasar Ngandong Tegalsari yang kanan kiri terbentang persawahan dan sebelum kita akan memasuki garis finish.

Berikut Rencana Jalur GPX dari Ride with GPS

Evakuasi & Logistik

Jangan khawatir untuk jalur yang dibuat ini sudah bisa di lalui mobil. Hanya di antara km 73 & km 74 mobil harus lepas jalur ini menuju jalur besar yang bisa di lalui. Untuk jalur mobil evakuasi cukup lepas jalur memutar sedikit dan bertemu di titik km 74.

Untuk logistik - aman sepanjang jalur banyak warung toko kelontong, warung makan seperti nasi pecel, ayam goreng, nasi rames dan lain sebagainya.

Kecuali di jalur gravel 3, jalur yang cukup panjang dan sulit warung anda harus siap dengan kondisi ini. Tapi masih aman, terutama untuk air minum sebaiknya sedia selalu.

Oke, semoga beberapa hari ke depan saya bisa menyelesaikan perjalanan ini dengan penuh rasa aman dan gembira.

0 comments:

Posting Komentar

DomaiNesia